nasionalisme kontemporer
terserahlah untuk siapun yang membaca tulisan ini kalian mau berangapan saya tidak nasionalisme ataupun apalah itu
yang terpenting saya hanya ingin berbagi pemikiran saya terhadap kecenderungan yang ada di negara sakit ini !!
terkadang saya tertawa ketika beribu-ribu orang berdatangan ke stadion gelora bung karno dan mencoret-coret muka mereka seperti badut untuk mendukung timnas
terkadang saya tertawa ketika saya lihat beribu-ribu orang di jejaring social memulai update status untuk memberikan dukungan kepada timnas dengan kata2 yang mungkin di rangkai dengan memerlukan beberapa menit
terkadang saya tertawa ketika berjuta-juta orang mulai menyanjung timnas di atas angin dan mulai mencaci ketika mulai terpuruk
hahahahah
itu adalah salah satu contoh nasionalisme kontemporer !!!
yep ! sah-sah saja untuk memberi dukungan kepada timnas namun di sayangkan rasa nasionalisme itu tak diukur dari dukungan itu atau teriakan anda ketika memberi dukungan ataupun mendali emas.
Sebenar nya apalah arti sebuah mendali emas kalo kalian tidak menjaga ekologi negara kita sendiri
Apakah mendali emas akan menyelamatkan negara kita ketika ekologi negara kita hancur dan bencana mulai berdatangan ?
Andai antusiasme masyarakat kita sama seperti mendukung timnas di dalam hal menjaga ekologi mungkin negara kita akan tetap indah dan bisa menetralisir para antek2 busuk kapitalis !!
Hah
Satu contoh dimana ya masyarakat kita ketika kasus BIP (bali internasional park) akan di buat oleh para antek2 kapitalisme yang hanya untuk uang semata tanpa memperdulikan keindahan ekologi bali itu sendiri
Kemana masyarakat kita ?
Hanya sibuk dukung timnas atau hanya sibuk memukuli copet2 pasar !!! IRONIS
Coba bayangkan ketika ekologi negara kita hancur dan ketika sawah menjadi gedung2 dan pabrik2 dan ketika kita tak pernah mendapatkan udara yang bersih lagi
Mungkin anak ataupun cucu kita nanti takan pernah merasakan apa yang pernah kita rasakan di masa kecil kita ketika hembusan udara masih segar dan kita masih bisa melihat pemandangan indah di pematang sawah dll.
Maka dari itu jadikan bumi kita menjadi sahabat baik kita dengan cara menjaga ekologi nya mulai dari hal yang paling kecil !!!!
lo udah pernah berbuat apa buat indonesia?
BalasHapusnice perspektif masbro,,
BalasHapusbelajar ngrangkai kata dari mana lo?
BalasHapuskita juga gak butuh tulisan yang seakan mengancam atau membedakan diri sendiri dengan orang lain..
lo gak perlu tertawa,, karena lo juga sama kayak mereka...
gag usah sok suci lo...
LMAO !! XP
BalasHapussusah berbicara dengan mental2 superman yang seragam dan mengharakan perbedaan baik dalam pemikiran
BalasHapuskalian tidak suka dgn tulisan saa silahkan keluar dari page saya
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusada bnarnya jg bung tulisan anda ini, tp lebih baik intropeksi diri dlu, apa yang telah anda perbuat untuk mensejahterakan negeri ini..?
BalasHapusmencaci dan memprovokasi bukanlah jalan keluar yang tepat.
thx b4
thank for your critic !!!
BalasHapussaya memang blum memberikan kontribusi berarti untuk indonesia karna pemikiran orang2 seperti saya takan pernah di trima oleh kaum minoritas !!!
namun yang saya berikan kepada indonesia adalh perlawanan mainstream nya yang mulai nhari mulai dangkal
saya menyukai tulisan anda dan hanya orang2 yg mengerti sajalah yg menyukai ini,bagi yg lain ny hanya tao ribut,tauran dan tojok2an doang di negri ini
BalasHapuswtf!!! like this bro. pemikiran bagus. nasionalisme 2x45 menit, setelah pertandingan/ kompetisi selesai jiwa nasionalisnya ilang x))))
BalasHapuskt jg hrs hargai & membebaskan orng u/ mengekspresikan kecintaannya dlm bentuk apapun termasuk bola. Saya gak yakin berjuta2 orang yg teriak2 & digambar2 kyk badut itu bodoh smua,yg triak2 bawa pentung melawan kapitalis jg blum tentu pinter smua.
BalasHapusMari saling menghormati
Tos!
thank smua kritikan.a !
BalasHapusPenilaian kalian mengambrkan siapa kalian !
Ini smangat bru untk saya
speechless..!!
BalasHapusPgn bgt mengubah IndONEsia..!!
gampang !
BalasHapusSebarkan tulisan ini :-)
aku sependapat dengan anda.. semestinya nasionalis digunakan untuk melawan penindasan yg ada dibumi pertiwi ini.. tidak usah jauh2,, kita dengan bangga menggunakan barang2 import dll dgn mutu yg "lebih bgs" drpd produk lokal:, tetapi tidak pernah memakai produk asli indonesia, meskipun secara kualitas yg tidak jauh berbeda dgn kualitas produk import.. jika kita mempunyai rasa nasionalis yg sejati, semestinya kita menghargai dan mendukung dengan mengutamakan membeli produk lokal coz itu sangat membantu dalam perekonomian indonesia..
BalasHapusbanyak korupsi, terjadi pertumpahan darah akibat SARA adalah sebagian kecil bukti bahwa sebagian penduduk bangsa ini tidak punya nasionalis.. semestinya rasa nasionalis harus membuat seseorang mau mengorbankan harta, jiwa dll untuk bangsa indonesia malah bukan merusak bangsa ini dengan contoh tindakan yg saya sebutkan diatas..
BalasHapus:-) !
BalasHapusSebarkan tulisan.a
Agar bnyk orng tersadar !
hmmm...ada benarnya juga Nasionalisme tdk diukur dari dukung TimNas,dukung pulau Komodo atau sejenisnya.
BalasHapusAda hal yg lebih penting dari itu kalau menurut saya pribadi, yakni Menjaga alam,bersahabat dgn alam dan melestarikan hasil alam itu sendiri Indonesia kaya raya tp yg mati kelaparan koq msh saja ada IRONIS !!!!!!
Ketika Ababil berbicara Nasionalisme tentu ujungnya adalah “AROGANSI”
BalasHapusKarena tulisan diatas mengambil sample kasus tentang sepak bola mungkin disini saya jg akan bercerita hal yg sama yaitu tentang sepak bola dan nasionalisme..
Hal pertama yg sedikit agak bikin gua tersenyum sinis sama para suporter timnas di GBK itu ketika kemarin pas Indonesia Vs Malaysia.. disitu jelas sekali jauh sebelum pertandingan dimulai sudah terdengar nyanyian2 rasis, belum lagi ketika upacara pembukaan yang harusnya dihormati secara khidmat, pas menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia, ini para supporter malah teriak2 “MALIIIIINNG.. MALIIINGG” this is madness!
Ini sepakbola bung, mereka Atlit! yang maling itu pemerintah Malaysia.. apa kita rela ketika Timnas Indonesia main di Malaysia, dan ketika lagu Indonesia Raya yang kita banggakan dan kita hormati dinyanyikan, disaat yg sama para supporter Malaysia teriak “KORUPTOORR.. KORUPTOR!!” ??
Inikah negara yang katanya ingin jadi tuan rumah piala dunia ?
Perspektif yg bagus. Ya itu pemikiran anda, ya sah2 aja lah.. Yang penting tetep melawan penyeragaman ya! Salut buat anda.. Berontak Berotak! ;)
BalasHapuskang aris
BalasHapusnuhun udh nyempetin baca blog.a !
Tlisan anda jg dalam mang
@made . . .
Thank ur different !
Share tulisan ini ya !
benar menghentak atas jiwa pemberotak ! Like this. Benar juga hanya org open minded yg mengerti ini. Apa lah arti pemikiran kami jika hanya berupa angin lalu, lenyap dan mati dimakan sunyi. Tentu jika pemikiran kmi bukan jdi umat minoritas, maka tak ada tulisan ini tpi kami akan bergerak turun kejalan bukan hanya berjuang dgn tulisan.
BalasHapusgue suport bos !
nasionalisme = lupa alam.
salute
BalasHapusPerbaiki diri sendiri sambil ingetin orang :)
BalasHapusSalut!
keren,, setuju brt bor,, cheers
BalasHapuso gitu ya.....
BalasHapus